hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Fasilitasi Pemasangan Instalasi Listrik 300 Rumah Anggota

Secercah harapan untuk hidup yang lebih baik dirasakan oleh anggota Kopdit Pintu Air di Flores Timur yang sejak Indonesia merdeka berada dalam kegelapan.

Filosofi ‘kau susah aku bantu dan aku susah kau bantu’ KSP Kopdit Pintu Air bukan hanya isapan jempol belaka tetapi diwujudkan dalam aksi nyata. Salah satunya ditunjukkan dengan memfasilitasi pemasangan listrik untuk 300 rumah anggotanya di Flores Timur.

Ketua Pengurus Kopdit Pintu Air, Yacobus Jano mengungkapkan semangat untuk membantu sesama tak akan lekang dimakan zaman. “Kami peduli pada kesulitan yang dihadapi anggota dan berupaya memberikan solusi,” ungkap Jano.

Kepedulian kepada anggota yang sedang diterpa masalah dapat meningkatkan citra positif koperasi  di tengah isu miring seperti gagal bayar. Terlebih tahun ini merupakan momentum bagi koperasi untuk kembali unjuk gigi setelah sebelumnya diterpa pandemi.

“Ini tahun penuh pertaruhan untuk membuktikan bahwa usaha koperasi mampu bangkit, jangan lagi kita mau diterpa isu negatif tentang koperasi gagal bayar sehingga akibatnya kue ekonomi direbut segelintir kelompok tertentu. Saatnya pelaku usaha koperasi mengatur siasat dan strategi merebut pasar,” ujar Jano.

Sementara itu, kegiatan serah terima meteran listrik secara simbolis dilakukan oleh Manajer Cabang Kopdit Pintu Air Larantuka, Gervasius Gega kepada penerima manfaat, Emanuel Enga Baon di Kantor Desa Muda Keputu, Kecamatan Ilemandiri, Kabupaten Flores Timur, Selasa, (17/1/2023).

“Kami telah melakukan serah terima penggunaan listrik kepada tujuh orang anggota Pintu Air yang memanfaatkan pinjaman untuk pemasangan listrik sambungan rumah,” ujar Gervas.

Saat ini, menurut dia, pihaknya melakukan ekspansi atau perluasan jaringan listrik melalui program listrik pedesaan ke enam desa yang tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Tanjung Bunga (Desa Basira, Desa Tone, Desa Kolaka, dan Desa Waibao), Kecamatan Titehena (Desa Serinuho), dan Kecamatan Ilemandiri (Desa Muda Keputu).

Gervas menambahkan, program listrik desa tersebut berupa pinjaman untuk anggota yang membutuhkan. Apalagi sejak Indonesia merdeka, warga di desa-desa tersebut belum menikmati terangnya cahaya listrik dari negara.  “Kami menyediakan anggaran sebesar Rp5 juta per anggota untuk membiayai pemasangan serta instalasi dalam rumah,” pungkasnya. Melalui pemasangan instalasi listrik tersebut Kopdit Pintu Air telah memberi harapan baru bagi anggotanya untuk menjadi lebih produktif. Inilah koperasi sejati yang senantiasa hadir memberi solusi di tengah kesulitan anggota.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate