hayed consulting
hayed consulting
octa vaganza

Fajruddin Muchtar, Amanah Petani

BANDUNG-–Suatu hari pada 2015 Fajruddin Muchtar mendapatkan amanah berupa tanah wakaf seluas 8 hektare di daerah Cipajati, Kabupaten Bandung paling tidur. Niat awalnya membangun pesantren, namun karena belum mampu mengumpulkan dana untuk pembangunan, maka yang pertama dijalankan adalah pemanfaatan lahan wakaf dengan kegiatan pertanian.

“Lahan itu ditanam aneka sayuran secara organik, yaitu kangkung, bayam, selada dan sebagainya. Awalnya saya bekerja sama dengan kawan saya pemilik PT Tekno di Bandung. Modal dan lain sebagainya dihandle mereka. Saya hanya modal lahan,” tutur Fajruddin kepada Peluang, melalui WhatsApp, Rabu (10/6/20).

Pada 2017, kerja sama dihentikan. Semua peralatan dan sistem dihibahkan ke pesantren. Fajruddin melanjutkan kerja pertanian tersebut hingga saat ini.

Tekad pria kelahiran 1972 ini untuk bertani begitu besar. Menurut dia, selain memiliki lahan luas, pertanian merupakan salah satu pondasi kebutuhan masyarakat. Pertanian juga merupakan lapangan kerja yang sangat terbuka. Siapa saja boleh masuk.

“Kata bapak saya, kalau mau bisnis, ada tiga komoditas yang menjanjikan dan tak pernah sepi, maktabah (perbukuan), malbas (sandang) dan math’am (pangan),” ucap alumni Universitas Islam Negeri Bandung ini.

Usahanya ternyata berkah. Setiap minggu kami panen berkisar 100-150 kilogram.  Dari hasil produksi itu, Fajruddin meraup omzet per bulan Rp12 jutaan.

Konsumennya masih menggunakan teman-temannya di media sosial. Ada juga yang dikonsumsi sendiri. Ada juga yang didonasikan, ke 12 panti di Bandung yang rutin dikirim sayuran.

Pandemi Covid-19 diakui Fajruddin cukup berdampak. Yang biasanya beli menunda karena pengalihan dana pada kebutuhan yang lebih mendesak.  

“Untungnya masih margin tipis dan bisa membayar petani penggarap,” imbuhnya.

Saat ini Fajruddin merintis kerja sama dengan pesantren Al iItifaq bandung. Selain untuk pengembangan pasar, juga mencari peluang yang lebih besar.  Yang sudah dikerjasamakan adalah penanaman jahe jumbo, labu butternut dan sereh jumbo.

“Tiap pekan secara rutin saya setoran. Kira kira 50-100 kg per pengiriman,” pungkas Fajruddin (Irvan Sjafari).

pasang iklan di sini