hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Era Fintech dan Dukungan LPDB

Sukses KKGJ di bisnis investasi tampaknya masih akan berlanjut dengan pengembangan usaha di sektor lainnya, yaitu minimarket. Yang  sudah berkembang berada di Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan tahun ini satu minimarket lagi dalam persiapan grand opening.

Menurut Sekretaris Umum KKGJ, Kosim, saat ini KKGJ tengah merintis pengembangan minimarket melalui kerja sama dengan perusahaan lain agar terjadi alih teknologi. Targetnya, dalam dua tahun ke depan para pengurus koperasi dan karyawan sudah mampu mengelola sendiri pemasaran secara fisik maupun daring.

“Transfer teknologi ini tidak mudah karena pada awalnya para guru masih asing terhadap  digitalisasi, tetapi kami terus memberikan penjelasan bahwa teknologi ini adalah cara untuk bekerja lebih mudah,” ucap Kosim. Contohnya, lanjut dia, waktu pandemi lalu banyak guru yang gagap ketika harus mengajar secara daring. Karena di mata guru mengajar tatap muka saja, belum tentu memberikan hasil maksimal. Namun akhirnya mereka bisa mengajar secara daring, setelah menguasai ilmunya. 

Digitalisasi adalah keniscayaan ucap Kosim lagi, menegaskan bahwa KKGJ yang bakal tumbuh besar harus siap menghadapi perubahan berkelanjutan.  

“Setiap gagasan bisnis kami kaji ulang agar tidak salah dalam berinvestasi, dan berbagai sarana pendukung yang memudahkan pengembangan usaha, seperti halnya teknologi digital, kami manfaatkan semaksimal mungkin,” ujar Kosim. 

Sementara itu Bendahara KKGJ Tukiran menambahkan, di tengah masa sulit pandemi, KKGJ mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk diikutsertakan dalam penyaluran dana bergulir LPDB Kementerian Koperasi UKM. “Dana LPDB kami peroleh sebesar Rp10,6 miliar dengan bunga kompetitif untuk memperbaiki SPBG,” ucap Tukiran.  (Irm)   

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate