hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Duet Rosan Roeslani–Ferry Juliantono Pimpin Masyarakat Ekonomi Syariah

Duet Rosan Roeslani–Ferry Juliantono Pimpin Masyarakat Ekonomi Syariah
Duet Rosan Roeslani–Ferry Juliantono Pimpin Masyarakat Ekonomi Syariah.

PeluangNews, Jakarta – Musyawarah Nasional (Munas) VII Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menetapkan Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum MES dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono sebagai Ketua Harian.

Penetapan ini menandai arah baru penguatan ekonomi syariah nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Munas VII MES digelar di Ballroom Menara BRIlian, Jakarta, Minggu (11/1). Agenda strategis ini dihadiri Wakil Presiden RI ke-13 sekaligus Dewan Pembina MES K.H. Ma’ruf Amin, Menteri Pemuda dan Olahraga yang juga Ketua Dewan Pengawas Danantara Erick Thohir, Wakil Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara Mualiman Darmansyah Hadad, serta Ketua Pelaksana Munas VII MES La Nyala Mataliti.

Menkop Ferry Juliantono menegaskan kepengurusan baru MES diharapkan mampu memperkuat peran ekonomi syariah sebagai pilar pertumbuhan nasional. Pemerintah, kata dia, berkomitmen meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak, khususnya koperasi, untuk mendorong pengembangan koperasi berbasis syariah.

“Munas VII Masyarakat Ekonomi Syariah ini kami nilai sebagai momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan program yang berkelanjutan serta inklusif,” ujar Ferry.

Ia menambahkan, praktik baik koperasi syariah telah banyak berkembang dan terbukti mampu membangun ekosistem bisnis yang kuat. Salah satunya Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq di Ciwidey, Bandung, yang sukses mengembangkan ekosistem pertanian terpadu.

“Saat ini banyak Koperasi Pondok Pesantren yang kami minta menjadi kakak asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar program prioritas pemerintah berjalan optimal,” katanya.

Ketua Umum MES Rosan Roeslani menekankan pentingnya membumikan program agar manfaat ekonomi syariah dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, keberhasilan organisasi diukur dari dampak nyata di lapangan.

“Bagaimana kita membumikan program kita sehingga lebih dirasakan manfaatnya,” ucap Rosan.

Ia juga menyinggung inisiatif pembangunan Kampung Haji yang digagas bersama pemerintah sebagai langkah konkret peningkatan kualitas layanan ibadah haji Indonesia. Program tersebut direncanakan mulai dibangun pada kuartal IV tahun ini.

“Ini langkah konkret dan positif yang bisa sangat bersinergi dengan MES. Insyaallah tahun ini di kuartal IV akan kita mulai pembangunannya,” ungkapnya.

Sementara itu, K.H. Ma’ruf Amin mengingatkan kembali misi utama MES sejak berdiri pada 26 Maret 2001, yakni memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat. Ia menilai capaian MES selama 25 tahun cukup signifikan, termasuk peningkatan posisi ekonomi syariah Indonesia di tingkat global.

“Posisi ekonomi syariah dunia kita sudah nomor 3, dari sebelumnya di posisi 18,” ungkap Ma’ruf.

Namun demikian, ia menekankan tantangan ke depan adalah meningkatkan market share ekonomi syariah hingga di atas 50 persen. Saat ini, capaian di sektor keuangan baru sekitar 30 persen.

“Sasaran kita ke depan adalah mensyariahkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ma’ruf optimistis ekonomi syariah akan menjadi sumber pertumbuhan baru nasional sekaligus membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap kepengurusan baru MES mampu mewujudkan target besar tersebut dalam 25 tahun ke depan.

“Selamat berjuang, mudah-mudahan target mensyariahkan ekonomi masyarakat bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.

pasang iklan di sini
octa vaganza