banner iklan sticky 160x600px sidebar kiri
banner iklan 160x600 sidebar kanan

Dorong Ekosistem E-Commerce Sehat, Kemendag Terbitkan Positive List PMSE

Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan/Dok. Kemendag

Peluang news, Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan alias Zulhas menerbitkan Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 1998 Tahun 2023 tentang Penetapan Barang Jadi Asal Luar Negeri dengan Harga di Bawah Harga Barang Minimum yang Diperbolehkan Masuk Langsung Melalui Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik yang Melakukan Kegiatan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik yang Bersifat Lintas Negara.

Zulhas mengatakan, dalam Kepmendag yang telah ditetapkan pada 19 Desember 2023 ini, pihaknya menetapkan Positive List atau daftar barang-barang jadi asal luar negeri di bawah USD 100 per unit yang boleh diperdagangkan melalui platform niaga elektronik lintas negara (e-commerce cross border).

Ia menjelaskan, Kepmendag ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), yakni e-commerce yang adil, sehat, serta bermanfaat.

“Pada prinsipnya, Positive List merupakan daftar barang asal luar negeri yang diperbolehkan ‘langsung’ masuk ke Indonesia melalui platform e-commerce yang memfasilitasi perdagangan lintas negara,” kata Zulhas kepada wartawan, Jumat (22/12/2023).

“Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 mengamanatkan penyusunan Kepmendag tentang barang jadi dengan harga di bawah USD 100 per unit yang boleh diperdagangkan melalui Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) lintas negara atau Positive List,” sambungnya.

Lebih lanjut, Zulhas menyampaikan, barang-barang yang masuk dalam kriteria diperbolehkan langsung masuk melalui e-commerce cross border adalah barang yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri.

Kemudian, barang yang tidak melekat dengan kekayaan intelektual Indonesia termasuk indikasi geografis, barang yang tidak atau belum dapat dihasilkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta barang yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana utama untuk menyebarkan pengetahuan, menginspirasi kreativitas, dan meningkatkan literasi masyarakat.

Jenis barang jadi asal luar negeri dengan harga di bawah USD 100 per unit yang masuk dalam Positive List merupakan masukan dari kementerian dan lembaga terkait.

“Jenis-jenis barang jadi tersebut diklasifikasikan berdasarkan delapan digit pos tarif HS Code pada empat jenis produk, yaitu buku, film, perangkat lunak, dan musik. Jenis barang jadi dalam Positive List dapat berubah melalui proses evaluasi setiap enam bulan sekali,” jelasnya.

Selain itu, jenis barang jadi juga bisa berubah apabila ada perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang diajukan melalui kementerian atau lembaga terkait.

Perubahan dalam Positive List harus ditetapkan dalam rapat koordinasi tingkat menteri dan kepala lembaga pemerintah nonkementerian yang berkaitan.

“Oleh karena itu, Kemendag akan menjalankan pengawasan terpadu secara berkala dengan kementerian dan lembaga lainnya untuk memastikan implementasi Positive List berjalan efektif dan tidak menghambat pelaku usaha,” tutur Zulhas.

“Kemendag juga akan terus menyosialisasikan kebijakan ini untuk memberikan pemahaman atas berbagai ketentuan yang diatur dalam Permendag Nomor 31 Tahun 2023, termasuk ketentuan mengenai Positive List,” tambahnya.

iklan investasi berjangka octa.co.id
download aplikasi android peluang news
iklan investasi berjangka octa.co.id