
PeluangNews, Jakarta – Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman pagi ini secara mendadak mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya sebagai dirut. Keputusan untuk mundur itu diambil Iman Rachman menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan dalam dua hari terakhir.
Dalam konferensi pers, Iman mengatakan pengunduran diri yang dilakukannya merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kondisi pasar modal Indonesia yang bergejolak dalam beberapa waktu terakhir ini.
“Walaupun kondisi pasar pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan bahwa [Keputusan mundur] saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin,” ujarnya kepada media di Media Center BEI, Jakarta, Jumat.
Dalam dua hari berturut-turut, perdagangan saham di BEI mengalami penghentian sementara (trading halt) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8 persen pada Kamis (29/1/2026). Trading halt ini menjadi yang kedua kalinya dalam.sepekan terjadi setelah kemarin, Rabu (28/1/2026), BEI juga menghentikan sementara perdagangan saham.
Seiring dengan pengunduran dirinya, Iman tetap berharap pasar modal Indonesia akan tetap baik ke depan.
“Saya berharap ini menjadi yang terbaik buat pasar modal, semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik,” ujar Iman.
Ia berharap trend penguatan IHSG pada pagi ini, dapat terus berlanjut ke hari- hari berikutnya.
Pada perdagangan di Jumat (30/01) pagi, IHSG di BEI dibuka menguat 88,88 poin atau 1,08 persen ke posisi 8.321,08.
Sebagian pelaku pasar mempertanyakan ada apa di balik Keputusan Iman Rachman untuk mundur dari posisinya sebagai dirut BEI. Ketika dimintai konfirmasinya via whatssapp apakah ada intervensi yang membuatnya memutuskan untuk mundur, sampai berita ini diturunkan Iman belum memberikan jawabannya.





