hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Devi Maharani Ingin Buat Orang Senang dengan “Dapur Cihuuyy”

BOGOR—Pada 2015 Devi Maharani memutuskan berhenti bekerja di dunia perbankan, karena ingin fokus mengurus rumah tangga. Selain itu untuk bekerja, Devi harus menempuh perjalanan puluhan kilometer ke Jakarta dari tempat tinggalnya di Bogor.

Biasa bekerja, membuat Sang Ibunda mendorong perempuan kelahiran 1979 ini untuk menjadi wirsauaha. Akhirnya mereka memilih bidang kuliner, Sang Ibu yang memasak dan menjadi supervisi dan Devi yang menjalankan penjualan.

Mereka membuat produk sambal dengan 13 varian dengan harga mulai Rp23 ribu, minyak tumisan untuk membuat berbagai masakan sebanyak 4 varian dengan harga Rp18 ribu hingga olahan suwir ayam rawit Rp57 ribu, suwir paru Rp67 ribu, suwir empal Rp105 ribu dan suwir rendang Rp135 ribu.

“Brand kami Dapur Cihuuyy dengan tambahan u dan y biar lebay, maksudnya agar kami berharap orang yang menikmati hidangan kami merasa senang,” ujar Devi ketika dihubungi Peluang, Jumat (30/4/21).

Sebulan Dapur Cihuuyy mampu memproduksi dua ribu paks untuk semua produk dengan omzet berkisar Rp80 ribu. Devi mengaku pada awal pandemi, usahanya tidak terdampak dan masih jalan.  Bahkan berapa kali omzet meningkat beberapa kali lipat. Hingga saat ini Dapur Cihuuyy mempunai sekitar 10 karyawan.  

Namun  usaha ini sempat anjlok pada Novemer 2020 hingga Februari 2021, lebih karena semakin banyak kompetitor.  “Alhamdullilah, pada Maret hingga april ini bangkit kembali,” ucap Devi.

Devi mengaku sudah punya reseller di Dubhai dan Singapura.  Para pembelinya umumnya memasarkan kembali untuk kebutuhan para TKI.  Perempuan kelahiran 1979 ingin menyempurnkan semua perizinan agar bisa ekspor secara resmi.

“Ke depannya kami ingin pungai gerai sendiri,” tutupnya (van).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate