hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Dendeng Ikan Ekor Kuning, Kuliner Unik dari Pulau Panggang

JAKARTA—Pulau Panggang, salah satu pulau di Kepulauan Seribu, Jakarta punya kuliner khas yang disebut dendeng ikan ekor kuning.  Kuliner ini sebetulnya resep turun-temurun, namun tidak terlalu banyak yang memberikan informasi keberadaan kuliner yang menjadi lauk teman nasi dan sayur ini dan rasanya lezat tak kalah dengan dendeng umumnya.

Salah satu usaha dendeng ikan ekor kuning ini yang dikelola pasangan suami-istri Dedi Junaendi dan Titi Marsati.  Pasangan ini sama-sama memasak dan sama-sama memasarkannya.  Menurut Titi sang isteri, ikan ini sudah dikemas berikut sambel terasinya hingga tinggal digoreng.

Sementara Dedi bercerita  ide awal bisnis ini karena warisan resep dari ibunya, yang menurutnya menarik. Untuk itu  dia mencoba mengembangkannya pada 2013, namun sempat berhenti karena nelayan susah menangkap ikan ekor kuning, karena dilarang pemerintah.

Baru pada 2017 Dedi memulai lagi tapi berhenti  karena ada kerjaan di Jakarta. Pada  2020 Dedi memulai lagi sampai sekarang. Pasangan ini memasarkan melalui media daring, seperti Facebook dan Instagram kepada pelangan di luar pulau dengan modal awal Rp1-2 juta.

“Produksi 20-30 kg sekali buat ikan dendeng.  Butuh 2-3 hari buat mengolah menjadi dendeng sampai siap dijual. Kami jual bungkusan, lima ekordalam satu bungkus dengan harga Rp12.000,” ungkap Dedi melalui WhatsApp, Rabu (23/12/20).

Dalam sebulan bisa mencapai 500 bungkus dengan pelanggan tidak saja  sekitar Pulau Seribu, tetapi jugaJakarta, Bekasi, Bogor, Jawa timur, Palembang, Gorontalo, Tanggerang, Bandung  dan sebagainya.

Pandemi Covid-19 pada awalnya berdampak karena orang menjadi takut makan. Selain itu usahanya juga terkendala travel barang. 

“Ada yang sudah pesan  dan transfer uang tapi barang nggak bisa dikirim karena tidak ada kapal yang jalan. Sekarang Alhamdulillah sudah agak normal. Cara mensiasatinya dengan meyakinkan bahwa dendeng ini bersih, sehat, enak dan jauh dari virus,” terang Dedi.

Ke depan, Dedi berencana ingin memasukan produknya ke pasar swalayan, dan menggencarkan promosi di luar pulau.  Dia mengakui program Jakpreneur  memberikan banyak mengajarkan bagaimana cara melakukan pengemasan produk dan memasarkannya.

“Saat ini sudah banyak yang memproduksi dendeng ikan, namun dengan bahan baku Ikan Ekor Kuning hanya ada di Pulau Panggang,” ucap dia (Van).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate