
Bertualang dari pekerjaan satu ke pekerjaan lain, Moh Fatkur Rozi akhirnya berlabuh di BMT NU Ngasem Group. Berbekal ijazah SMA, pria kelahiran Bojonegoro, 19 Agustus 1996 ini sejak 2018 bergabung di koperasi tersebut.
Ketertarikannya pada BMT NU Ngasem Group berangkat dari nilai yang ditawarkan lembaga ini. Bukan sekadar profit oriented, BMT NU Ngasem Group memadukan tujuan bisnis dengan kontribusi sosial dan pembinaan spiritual. Budaya kerja dibangun layaknya pesantren, dengan rutinitas ibadah harian seperti kegiatan tilawah, tahajud, sholat dhuha, mengaji, hingga doa bersama.
Prinsip “manajemen bumi dan langit harus seimbang” menjadi pijakan bahwa dunia dan akhirat harus berjalan beriringan.
Sebelum bergabung, pria yang kini sedang melanjutkan studi ke jenjang S1 ini sempat menjadi pekerja proyek, office boy, jurnalis, hingga buruh pabrik kayu. Berbekal kemauan belajar, ia kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Manager IT sekaligus Satuan Pengawas Internal.
Berpegang pada nilai Amanah, Akuntabel, Maslahah, Adaptif, Integritas, dan Harmoni, sosok yang menjadikan Steve Jobs sebagai tokoh idonya ini meyakini satu prinsip hidup: “Kualitas diri lebih penting daripada pengakuan ramai.”





