
PeluangNews, Cianjur – Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di wilayahnya mencapai tiga juta orang pada 2026. Target tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan sektor pariwisata memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah, terutama dengan mulai beroperasinya rute kereta api KA Jaka Lalana yang menghubungkan Jakarta hingga Cianjur.
Menurutnya, perubahan tren wisata saat ini menjadi peluang tersendiri. Wisatawan cenderung mencari pengalaman dan suasana baru yang berbeda dari destinasi populer yang sudah ada. Cianjur, kata dia, memiliki banyak lokasi wisata alternatif yang belum tergarap maksimal.
“Tren wisata sekarang mengarah pada pencarian destinasi yang unik dan berbeda. Cianjur memiliki banyak potensi wisata baru yang bisa dikembangkan,” ujarnya kepada wartawan, di Cianjur, Selasa (6/1/2026).
Bupati pun meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait untuk terlibat aktif dalam pengembangan serta penataan destinasi wisata unggulan, baik di wilayah utara maupun selatan Cianjur. Penyediaan sarana dan prasarana penunjang juga menjadi perhatian agar akses wisatawan semakin mudah.
Ia menambahkan, apabila jalur kereta api nantinya diperpanjang hingga Bandung, kebutuhan transportasi lanjutan menuju lokasi wisata akan meningkat. Karena itu, koordinasi dengan pelaku pariwisata dan penyedia jasa transportasi perlu diperkuat.
“Target PAD dari sektor pariwisata masih dalam tahap penghitungan, tetapi berbagai langkah sudah dilakukan, mulai dari komunikasi dengan pelaku hotel, UMKM, agen perjalanan, hingga promosi pariwisata secara berkelanjutan,” katanya.
Wahyu menjelaskan, kekayaan destinasi wisata Cianjur menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan daerah lain di Jawa Barat. Wilayah ini memiliki wisata alam pegunungan, pantai terpanjang, wisata buatan, serta ratusan air terjun yang tersebar di hampir seluruh kecamatan.
Di wilayah utara, terdapat sejumlah destinasi unggulan seperti Kebun Raya Cibodas, Taman Bunga Nusantara, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Istana Presiden Cipanas, serta berbagai objek wisata air terjun dan edukasi.
Sementara di wilayah selatan, Cianjur memiliki Situs Megalitikum Gunung Padang, Kampung Pandanwangi, Makam Cikundul, Kampung Adat Miduana, serta puluhan air terjun yang tersebar di sekitar 18 kecamatan dengan panorama alam yang masih alami.
“Cianjur lengkap, mulai dari danau, gunung, air terjun, perkebunan, hingga pantai. Semua potensi ini akan menjadi fokus pengembangan dan promosi agar mampu meningkatkan PAD daerah,” pungkasnya. (Aji)
Baca Juga: DFW Temukan Kelemahan Tata Kelola KDKMP, Perencanaan Dinilai Tak Siap Pasar








