hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Bumdes Nusakutu Gandeng Pintu Air Genjot Ekonomi Masyarakat

SIKKA—KSP Kopdit Pintu Air bersama Bank NTT, Yomari, Golden Organic dan Asosiasi Desa Wisata  melakukan pendampingan terhadap BUMdes Nusakutu.

Camat Magepanda, Kabupaten Sikka Yosephus D. Parera bersama perwakilan para mitra hadir  dalam kegiatan Pengukuhan Pengurus Bumdes Nusakutu dan Melantik Perangkat Desa Kolisia B  pada Sabtu, (27/11/21).

Yosephus  BUMdes Nusakutu ibarat kata masih polos hingga  perlu dampingan dari berbagai pihak. Khususnya untuk Pintu Air, bermitra dengan BUMdes Nusakutu memberikan manfaat pada masyarakat Magepanda yang rata-rata petani.

“Pintu Air yang memiliki sektor riil seperti Hortikultura dan Garam tentunya sangat membantu masyarakat disini dalam meningkatkan perekonomian. Kerena kami sangat senang jika didampingi Pintu Air untuk penanaman tanaman hortikultura dan pembuatan Garam,” ungkap Yosephus.

Sementara itu KSP Kopdit Pintu Air yang diwakili oleh Humas Pintu Air Vinsensius Deo dan Menejer PT. Garam Pintar Ivan Parera menghadiri undangan dari Camat Magepanda untuk memberikan sosialisasi tentang Pintu Air.

Dalam sosialisasinya Humas Pintu Air Vinsensius Deo menjelaskan Produk-produk pinjaman serta simpanan dari Pintu Air yang diyakini dapat membantu masyarakat Magepanda dalam meningkatkan pertumbuhan ekonominya melalui penyediaan permodalan usaha.

“KSP Kopdit Pintu Air dengan tagline ‘koperasinya seluruh lapisan masyarakat’ benar-benar menunjukkan keberadaannya yang tak pandang bulu dan merangkul semua masyarakat dari latar belakang manapun,” tuturnya.

Hal yang senada dinyatakan Manager PT. Garam Pintar Ivan Parera menuturkan sektor riil yang digarap oleh Kopdit Pintar adalah memproduksi garam yodium cap Pintu Air sebagai upaya terobosan untuk menggairahkan petani garam lokal demi meningkatkan taraf hidup mereka.

Untuk itu  BUMdes sebagai pelaku ekonomi sekaligus penggerak ekonomi Desa harus satu hati melaksanakan roda kegiatan lembaga usaha tersebut.

Jika potensi SDA berlimpah ditopang tersedianya SDM handal tetapi kekuatan sosial rendah maka sia-sia semua program dari bumdes yang mau dieksekusi.

“Untuk itu PT Garam Pintar Asia hadir di Desa Kolisia B membawa kabar gembira bahwa PT Garam Pintar mengelola garam menggunakan standar SNI dengan pengawasan BPOM dan Halal,” tutur Ivan

Ia mengharapkan masyarakat Kecamatan Magepanda secara umum agar tidak ragu menggunakan produk sendiri dari kota Maumere.

Sementara Kepala Desa Kolisia B, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka Yuvensius Dindus mengucapkan terima kasih kepada Pintu Air kerena telah hadir dan memberikan sosialisasi tentang Garam kerena menurutnya hal inilah yang dibutuhkan masyarakat Magepanda agar dapat meningkatkan perekonomian.

“ Kami akan meninjak lanjuti apa yang telah disampaikan oleh Pintu Air, dalam hal ini BUMdes akan kembali mengundang Menejer PT. Garam Pintar agar memberikan pendampingan kepada masyarakat disini,” pungkasnya (Nivan).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate