hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Boss Durian Jakarta, Seorang Ibu Rumah Tangga dari Kemayoran

JAKARTA—Kurang berhasil menjalankan usaha di bidang fesyen busana muslim premium pada 2018, Wiriyanti malah berhasil menjadi distributor dan menjual durian para petani dari berbagai daerah.  Ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Kemayoran, Jakarta pusat ini mendirikan brand dengan nama unik Boss Durian Jakarta pada 2019.

“Saya mencoba menjual durian lewat instagram dan juga menawarkan langsung ke teman serta rekan terdekat. Alhamdulillah responnya positif, kemudian saya coba daftarkan via applikasi food online dan alhamdulillah lebih lumayan lagi hasilnya,” ujar Wiriyanti ketika dihubungi Peluang, Senin (15/11/21).

Sarjana Akutansi dari Universitas Trisakti mni menjual berbagai macam durian, namun yang menjadi unggulan adalah durian mentega super.

Durian mentega, durian mentega super adalah durian medan dengan kualitas premium, ciri khas nya adalah warnanya yang kuning serta rasa yang kuat. Durian mentega menjadi best seller dari Boss Durian Jakarta. Harga jualnya Rp120,000/boks ukuran 800-900 gram.

Perempuan kelahiran 1994 ini menjual di applikasi food online; gofood, grabfood, traveloka eats, shopeefood, dan kulina instan. Boss Durian Jakarta mampu meraup omzet (sebelum pandemi) berkisar antara Rp60-100 juta untuk resto pusat. Sedangkan untuk resto cabang berkisar Rp10-30 juta.

“Untuk peminat kami targetnya adalah kalangan menengah ke atas, dikarenakan harga durian kami ada yang berkisar Rp450 ribu/boks dengan ukuran 400 gram,” ibuh Wiriyanti.

Menurut dia durian yang dijual diminati kalangan kantor pemerintahan untuk acara penjamuan tamu atau acara ulang tahun pejabat.

Selain outlet cabang, Boss Durian Jakarta juga memiliki beberapa reseller yang tersebar di beberapa wilayah indonesia seperti Sumatera, Riau dan Jawa.

“Di awal pandemi kami terdampak. Saat itu kami hanya memiliki satu resto utama, dan omzet turun drastis.  Tapi kami mencoba untuk mencari cara lain yaitu menjual durian secara grosir pada para reseller, meskipun untung sedikit tapi alhamdulillah strategi tersebut yang bisa membuat bisnis saya terus berjalan,” papar Wiriyanti.

Dikatakannya, tantangan berjualan buah adalah kualitas buah mengikuti musim. Ketika musim panen berlangsung pasti  harga yang didapat lumayan murah dan kualitas sangat bagus. Namun ketika tidak sedang musim kualitas buah berubah menjadi tidak terlalu manis dan harga melambung tinggi.

“Tapi pelangan tidak mau tahu. Mereka hanya berfikir inginnya membeli durian yang manis. Padahal durian adalah buah hasil alam yang tidak bisa kami jamin 100% dari segi rasa,” imbuhnya seraya mengatakan berusaha memberikan layanan terbaik dengan memberikan garansi penggantian barang, bahkan pelanggan boleh bebas pilih durian sesuka hati.

Dikatakannya, bisnis ini juga membantu para driver dan kaum dhuafa, di karenakan bisnis ini bisa memberikan alokasi dana untuk berbagi secara rutin.

Ke depannya  Wiriyanti  akan mengajak para ibu rumah tangga yang tidak berpenghasilan untuk mencoba bisnis durian di rumah. Dia akan memberikan dukungan penuh baik modal dan ilmu, karna selain profit tujuan bisnis kami adalah memberikan manfaat.

“Kami juga ada rencana untuk membuka cabang di luar wilayah jabodetabek dan juga ekspor durian ke mancaranegara, jadi saat ini kami masih mempelajari regulasi serta ilmu yang harus di siapkan,” tutupnya (Irvan).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate