JAKARTA—-Tiga tahun yang lalu di kawasan PIK Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Rahmawati memutuskan untuk meluaskan bidang usahanya ke kuliner dengan mendirikan kedai kopi bertajuk Black Rock Coffee. Sebelumnya Ibu rumah tangga ini sudah lima belas tahun menjalankan bisnis distro yang disebutnya sebagai Cosmic Fashion.
“Saya memang suka wirausaha. Semangat ini menurun dari orangtua, ayah saya bisnis garmen dan ibu bisnis kuliner,” ungkap Rahmawati kepada Peluang, Kamis (4/2/21).
Rahmawati menyampaikan, awalnya dia hanya hobi minum kopi, namun akhirnya terpikir untuk mendirikan kedai kopi sendiri. Kedua bisnis ini sukses sebelum pandemi.
Cosmic Fashion mampu meraup omzet hingga Rp100 juta per bulan dengan beberapa cabang. Namun sayang, sewaktu pandemi usaha ini berkurang omzetnya, beberapa cabangnya seperti di Bekasi ditutup. Jumlah karyawan dikurangi, yang tadinya 25 orang menjadi 8 orang.
Namun tidak demikian dengan kedai kopi. Masa pandemi justru meningkat dari Rp30 juta hingga Rp60 juta per bulan. Pasalnya Rahmawati tidak hanya menjual kopi tetapi juga minuman kekinian seperti boba hingga steak.
“Harganya merakyat, jangan bayangkan steak harganya sampai Rp100 ribu. Di tempat kami antara Rp15 ribu hingga Rp50 ribu per porsi. Kopi antara Rp15 ribu hingga Rp30 ribu. Sementara minuman boba rata-rata Rp15 ribu, “ paparnya.
Harga yang bersahabat membuat kedai ini laris manis. Kebanyakan pembeli take away datang lalu membawa pulang. Namun ada juga yang memakai jasa Go Food dan Grab Food. “Pembelinya memang didominasi warga sekitar Cakung,” ucap Rahmawati.
Dia berharap ke depan usahanya terus berkembang dan anak-anaknya melanjutkan usaha, seperti dia menjadi pengusaha karena orang tua (Van).





