Elisabeth Atisa Berepung, anggota KSP Kopdit Pintu Air Cabang Akkareso Makassar Unit Sorong, Kota Sorong sekaligus mahasiswa berprestasi di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong menerima bantuan sebesar Rp600 ribu.

KSP Kopdit Pintu Air terus menunjukan semangat solidaritas dalam aksi nyata, salah satunya di sektor pendidikan melalui pemberian beasiswa pendidikan untuk mahasiswa berprestasi. Inisiatif strategis ini penting untuk mendukung kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses pendidikan.
Kopdit yang dipimpin Yakobus Jano itu menyerahkan bantuan dana pendidikan/beasiswa sebesar Rp600 ribu kepada Elisabeth Atisa Berepung, anggota KSP Kopdit Pintu Air Cabang Akkareso Makassar Unit Sorong, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Elisabeth merupakan mahasiswa berprestasi dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.
Elisabeth menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada pihak koperasi atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kopdit Pintu Air yang telah memberikan saya dana pendidikan. Mari tetap belajar dan terus berkembang, karena dengan berprestasi kita mendapat perhatian dari lembaga ini. Pintu Air: Bisa, bisa, pasti bisa!” ujar Elisabeth penuh semangat.
Sementara itu, Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air Cabang Akkareso Makassar, Petrus Simon, menegaskan bahwa edukasi dan pendampingan kepada anggota muda terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami sering melakukan edukasi kepada para anggota, khususnya anak-anak sekolah tingkat SLTA maupun mahasiswa, agar mereka lebih giat belajar dan mengejar prestasi. Sebagai bentuk apresiasi, lembaga akan terus memberikan dukungan berupa uang beasiswa bagi mereka yang berprestasi,” jelas Petrus Simon.
Langkah ini diharapkan dapat memotivasi para generasi muda dan pelajar lainnya untuk terus berpacu dalam meraih prestasi akademik, sekaligus mengenal pentingnya berkoperasi sejak dini.
Dalam banyak kesempatan Jano mengungkapkan, semangat solidaritas yang tetap terjaga sejak Kopdit Pintu Air didirikan menjadi kunci utama kopdit berprestasi ini tetap eksis hingga kini. Slogan “kau susah aku bantu, aku susah kau bantu” bukan hanya pemanis bibir tetap mewujud dalam tindakan nyata.
Jano juga berharap solidaritas diiringi dengan peningkatan jumlah anggota aktif. “Penambahan anggota aktif terus kami upayakan agar Kopdit ini tumbuh semakin besar dan berdampak terhadap anggota dan masyarakat,” pungkas Jano. (Rth & Dje).





