hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Ragam  

Belanja BUMN untuk UMKM Tembus Rp 24,5 Triliun

Jakarta (Peluang) : BUMN komitmen membangun ekosistem untuk produk usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Pasar Digital (PaDi) UMKM merupakan komitmen BUMN dalam mendukung kemajuan UMKM. 

Menurutnya, UMKM memiliki peran besar pada ekonomi Indonesia.Diharapkan PaDi UMKM menjadi sebuah ekosistem yang mengintegrasikan kebutuhan BUMN dengan produk UMKM. 

Erick menekankan, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKopUKM) mencatat jumlah UMKM di Indonesia mencapai sekitar 65 juta pelaku. Jumlah itu menyumbang 62 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai Rp8.574 triliun.

“65 juta UMKM, sukses menyerap 97 persen lapangan pekerjaan. Kita harus punya kepedulian membangun sebuah ekosistem kebersamaan,” ujar Erick dalam acara PaDi Expo 2022 di Sarinah, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Erick menegaskan, keberpihakan kepada UMKM menjadi bagian terpenting dalam upaya Indonesia membangun ekonomi kerakyatan.

Oleh karena itu, Erick melanjutkan, sejak awal pihaknya meminta BUMN untuk membuat sebuah ekosistem besar untuk UMKM. 

BUMN memiliki komitmen dalam memberikan pembiayaan, pendampingan, dan juga bertindak sebagai offtaker untuk membeli produksi UMKM.

“PaDi UMKM ini bagian ekosistem yang bisa memajukan dan menjaga ekonomi kerakyatan. Karena pelaku UMKM bekerja pakai hati, kita pun harus menjadi bagian yang melayani juga memakai hati, bukan sekedar karena penugasan,” tegas Erick.

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting mengatakan, PaDi Expo terus menunjukan perkembangan yang signifikan, baik dari sisi keterlibatan UMKM maupun BUMN. 

Loto menyampaikan PaDi Expo pertama pada 2020 hanya diikuti sembilan BUMN dan 244 UMKM.Kemudian expo kedua tahun 2021 sebanyak  295 UMKM. 

“Tahun 2022 setelah adanya hybrid  meningkat menjadi 94 BUMN dan anak usaha serta 412 UMKM.Terdapat 8 ribu buyers yang siap belanja menyuksekan PaDi UMKM Ekpo 2022,” ujar Loto.

Adapun UMKM yang meramaikan acara ini terbagi dalam 8 kategori di antaranya infrastructure and building, furniture and home decor, food and beverage,dan lainnya. Produk-produk ini siap diborong oleh kelompok pembeli dari BUMN.

Loto mengatakan keberhasilan PaDi Expo tidak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk KemenKopUKM. Sehingga hal ini menurutnya, berdampak langsung pada peningkatan belanja BUMN pada UMKM yang tercatat di PaDi UMKM.

“Pada 2020 itu nilai transaksi sebesar Rp 11,7 triliun dengan 92 ribu transaksi, naik menjadi 263 ribu transaksi dengan nilai mencapai Rp 21,9 triliun pada 2021. Untuk 2022, sampai Agustus sudah mencapai Rp 24,5 triliun dengan transaksi sebanyak 217 ribu,” ungkap Loto.

Sebagai informasi, Pasar Digital (PaDi) UMKM Hybrid Expo 2022 merupakan ajang berkumpulnya UMKM ini digelar secara offline pada 28 September hingga 2 Oktober 2022, dan online pada 28 September hingga 12 Oktober 2022.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate