Sejak awal bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara hingga pensiun, Lasmaida Silalahi senantiasa membangun integritas untuk mendapatkan kepercayaan (trust) dari semua pihak. Nilai ini pula yang dilakukannya saat dipercaya sebagai anggota Pengawas KSP Makmur Mandiri (KMM) Wilayah Banten 2 pada 2019.
Menurut Lasmaida, bekerja dengan sepenuh hati dan didukung kompetensi memadai akan membuahkan hasil optimal. “Dalam Kolose 3:23, apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatkan dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Dengan menjalankannya kita akan menjadi pribadi yang jujur dan bekerja dengan sungguh-sungguh,” ujar lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara itu.
Ajaran Alkitab itu bukan hanya hiasan bibir semata namun dipraktikan dalam keseharian. Buktinya ia berhasil menempatkan kantor cabang KMM Wilayah Banten 2 sebagai penghasil SHU terbesar ketiga di seluruh KMM. Padahal, saat awal bergabung sebagai pengawas masih ada kantor cabang dengan SHU negatif.
Trust pula yang mengantarkan Lasmaida, mantan Kepala Pusat Data dan Informasi Basarnas ini ke KMM. Ceritanya pada 2014 ia bertemu dengan Tumbur Naibaho Ketua Pengurus KMM di pesawat dan mendapatkan penjelasan tentang KMM. Dari pertemuan pertamanya itu, ia menilai orang nomor satu di KMM itu orang baik dan bisa dipercaya.
Meski demikian, ia tidak lantas bergabung sebagai anggota salah satu koperasi terbesar di Indonesia itu. Maklum, perempuan yang juga pernah menjabat sebagai Auditor Ahli Madya Kementerian Perhubungan. Ia merupakan investor ritel modern dengan brand terkenal dan mengelola lima gerai ritel. Dari sini saja, hasilnya sangat cukup untuk memenuhi kebutuhannya.
Namun pikirannya mulai berubah saat berdiskusi dengan anaknya, seorang bankir, yang menyarankan agar melakukan diversifikasi investasi untuk memitigasi risiko. Terlebih return yang ditawarkan KMM lebih besar daripada ritel modern yang sudah dikelolanya.
Akhirnya pada 2018, Lasmaida mendatangi kantor pusat KMM di Kota Bekasi dan langsung menanamkan dana. “Saya percaya kepada Pak Tumbur makanya langsung investasi. Dan ternyata hasil investasinya cukup menggiurkan,” ungkap tiktoker dengan jutaan viewer itu.
Keputusannya untuk bergabung dengan KMM dan menjadi anggota pengawas yang membawahi 10 kantor cabang di Wilayah Banten 2 terbukti tepat. Selain berhasil mengangkat kinerja di wilayah kerjanya, ia juga merasakan kebahagiaan batin dapat menolong sesama yang membutuhkan. Serta tentu saja, koceknya tetap tebal meski sudah pensiun. (Kur).