hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

BAZNAS Tegaskan Dana Zakat Bukan untuk Program MBG

Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM.,

PeluangNews, Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat hanya digunakan sesuai ketentuan syariat Islam dan tidak dialihkan untuk program pemerintah atau program lain, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan pemanfaatan dana ZIS memiliki aturan yang jelas dan ketat, sehingga tidak bisa dipakai di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat.

“Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Delapan golongan penerima zakat (asnaf) meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, riqab (hamba sahaya), gharimin (orang terlilit utang untuk kebutuhan dasar), fisabilillah, dan ibnu sabil (musafir yang kehabisan bekal). Rizaludin menekankan seluruh tata kelola ZIS harus tetap berada dalam koridor syariah.

Menurut Rizaludin, program MBG dan pengelolaan zakat berada dalam sistem pendanaan yang berbeda. MBG dibiayai oleh anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dengan penggunaan yang diatur ketat dalam syariat Islam.

“Penggunaan dana zakat tidak dapat dialihkan untuk program yang tidak termasuk kategori asnaf, termasuk program MBG,” jelasnya.

BAZNAS juga menerapkan prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, agar pengelolaan zakat sesuai ajaran agama, patuh hukum, dan mendukung kepentingan bangsa.

Dalam praktiknya, pendistribusian dan pendayagunaan ZIS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk delapan asnaf.

Rizaludin mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi yang tidak akurat terkait penggunaan dana zakat. BAZNAS memastikan amanah para muzaki tetap terjaga dan dana zakat disalurkan tepat sasaran kepada fakir, miskin, dan kelompok rentan di seluruh Indonesia.

“Kami menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Masyarakat bisa melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” tutup Rizaludin.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate