
PeluangNews, Jakarta – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperkuat daya beli rakyat, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan secara merata.
Hal itu disampaikan Bamsoet usai menghadiri Rapat Pleno III Dewan Pertimbangan Presiden bersama Menteri Keuangan di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Pernyataan resmi ini baru dibagikan kepada media Jumat (23/10/2026) pagi.
Bamsoet menilai kinerja ekonomi nasional hingga semester I-2026 memberikan alasan kuat untuk optimistis.
Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45%, inflasi September tetap terkendali pada 3,28%, dan indeks manufaktur berada di level ekspansif 52,4.
Menurut Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 itu, capaian tersebut membuktikan ekonomi Indonesia tetap memiliki daya tahan kuat di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi.
“Dari paparan Menteri Keuangan, kami melihat di tengah situasi global yang sedang tidak baik-baik saja, fondasi ekonomi nasional kita tidak terlalu terganggu. Pertumbuhan tetap terjaga, inflasi terkendali, aktivitas industri tumbuh, dan kepercayaan terhadap Indonesia tetap tinggi,” papar Bamsoet.
Ia menilai modal ekonomi tersebut menjadi bekal besar bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka untuk mempercepat pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh rakyat.
Lebih lanjut, Bamsoet menekankan APBN berperan strategis dalam menerjemahkan kekuatan ekonomi menjadi program konkret.
Belanja negara harus fokus pada penciptaan lapangan kerja padat karya, subsidi tepat sasaran, dan percepatan infrastruktur dasar di daerah.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga defisit tetap sehat agar APBN tidak kehilangan fleksibilitas dalam merespons guncangan eksternal, termasuk kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan rupiah yang terjadi hari ini di level Rp18.050 per dolar AS. []








