MBAY-–KSP Kopdit Pintu Air Cabang (Kota) Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT membukukan aset sebesar Rp47 miliar pada Tahun Buku 2021. Selain itu pinjaman yang beredar di anggota tercatat Rp30 miliar.
Demikian dijelaskan Manajer KSP Kopdit Pintu Air Cabang Mbay Maria Margaretha Yosepha Bupu dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/2/22).
Margaretha mengakui angka itu ditoreh berkat kerja sama dan komitmen yang tinggi baik Manajemen Cabang, komite dan teristimewa para ketua kelompok sebagai ujung tombak.
”Apapun alasan kami utamakan pelayanan kepada anggota sehingga team work kami harus komit mendatangi anggota setiap hari dengan mengacu pada 4 indikator kinerja yakni anggota baru, anggota aktif, pelepasan pinjaman dan pendapatan bunga.” papar Iva begitu dia biasa disapa.
Iva mengakui tantangan di cabang yang paling pokok adalah budaya yakni kematian dan pesta adat.
“Anggota kami 90 proses mata pencaharian petani sawah dan ternak. Sebenarnya kalau hidup hemat maka niscaya kemiskinan bisa diatasi, tetapi terbelenggu dengan budaya maka agak sulit kita merubah perilaku itu. Kami terus mengedukasi setiap bulan dalam Rapat Anggota Bulanan,” akuinya.
Sementara Ketua komite Cabang Mbay Servasius Paga menggambarkan hingga Januari 2022 total anggota Cabang Mbay 7.390 anggota yang tersebar di Kabupaten Nagekeo.
”Anggota kami ada juga beberapa kelompok di wilayah kab tetangga yaitu Bajawa dan Manggarai Timur, mereka sulit untuk digabungkan ke cabang terdekat kerena mrereka bilang kami tidak mau gabung. Jadi setiap bulan kami wajib kunjungi mereka,” akui Servas.
Dia menambahkan KCP Nangaroro mempunyai 800 anggota dan menurutnya hal tersebut sudah layak untuk naik status Cabang hanya tunggu keputusan pusat sedangkan di Kecamatan Riung ada 200 anggota (Nivan).





