Peluangnews, Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Andreas Hugo Pareira menghimbau kepada seluruh anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Koperasi Kredit (Kopdit) Pintu Air Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kampung Sawah Jakarta dan masyarakat ibukota untuk mewaspadai dengan pinjaman murah berbasis online (pinjol).
Apalagi pinjol biasanya menawarkan persyaratan yang cukup mudah dan cair cepat untuk menarik korban. Namun pada akhirnya pinjaman tersebut memiliki bunga yang sangat tinggi dan tidak masuk akal.
“Jangan terkecoh dengan Pinjaman Online yang acapkali meresahkan masyarakat. Mari manfaatkan fasilitas pinjaman yang masuk akal dan mengedukasi seperti di Kopdit Pintu Air, “ ujar Andreas ketika menghadiri kegiatan Rapat Anggota Bulanan (RAB) Kopdit Pintu Air di Kampung Sawah, Jakarta, Kamis (11/5/2023).
Dalam kegiatan RAB tersebut, juga dihadiri oleh Anggota Kehormatan KSP Kopdit Pintu Air: Ketua KBM Jaya Petrus Selestinus, Ketua DPP Forum Pemuda NTT (FP-NTT) Pendeta Yohanes Hiba Ndale, Karwayu, Pastor Paroki Kp Sawah Romo Clay Parera, SJ, Anggota DPR RI Andreas Hugo Parera, diapit Ketua Pengurus dan Pendiri KSP Kopdit Pintu Air Yakobus Jano beserta Sekretaris Agustinus Nong dan Wakil Bupati Sikka/Tokoh Penggerak Koperasi Kredit Nasional Romanus Woga, kantor KSP Kopdit Pintu Air KCP Kampung Sawah.
Hadir pula Ketua Komite KCP Kampung Sawah Emanuel Migo, staf manajemen serta ratusan anggota dan calon anggota Kopdit Pintu Air KCP Kampung Sawah.
Menurut Andreas, banyak warga termasuk di pusat ibukota Jakarta yang ingin mendapatkan uang secara instan meski dari aplikasi layanan pinjol yang tidak legal dan jauh dari pengawasan otoritas jasa keuangan (OJK).
Skema pinjol yang tidak berbadan hukum dan diluar pengawasan OJK katanya berpotensi merusaka moral dan mental manusia.
Salah satu lembaga jasa keuangan non bank yang dianggap memiliki legalitas dan aktif melakukan gerakan literasi keuangan yang bagus adalah Kopdit Pintu Air.
Koperasi ini menawarkan fasilitas simpan pinjam yang sejati, memahami jati diri koperasi dan menyalurkan fasilitas pinjaman yang bertanggungjawab dan akuntabel.
Apalagi Kopdit Pintu Air merupakan salah satu koperasi besar level nasional yang tentu memiliki rekam jejak yang terpercaya.
Untuk itulah, Andreas meminta seluruh anggota KSP Kopdit Pintu Air Kantor Cabang Pembantu (KCP) Jakarta untuk yakin dan melakukan hak dan kewajiban secara bijak melalui Kopdit Pintu Air.
Dalam sambutannya, anggota Fraksi PDI Perjuanga DPR RI itu mengajak seluruh warga Kota Jakarta untuk bergabung menjadi anggota KSP Kopdit Pintu Air.
Sementara pengacara beken ibukota Petrus Selestinus mengajak warga NTT Diaspora Jakarta, untuk jangan ragu dengan kasus beberapa koperasi di Jakarta yang bermasalah.
Petrus yang adalah Ketua Keluarga Besar Maumere Jakarta Raya (KBM Jaya) itu meminta warga untuk memanfaatkan fasilitas jasa keuangan non baik yang legal dan dipercaya.
“Jangan samakan KSP Kopdit Pintu Air dengan kperasi lain yang abal-abal. Koperasi ini legal dan sangat terbuka serta mengutamakan pelayanan kepada anggota. Mari kita bergabung,” ujar Petrus.
Kopdit Pintu Air juga kata dia adalah koperasi besar nasional yang sudah teruji 28 tahun berkarya membangun ekonomi negeri dengan mengutamakan manusia dan bukan uang.
Sementara itu, Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air Yakobus Jano mengatakan, koperasi yang dipimpinnya merupakan koperasi primer nasional dibawah binaan langsung Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM).
Pintu Air memberi fokus perhatian pada pemberdayaan UMKM yang didalamnya ada nelayan petani peternak dan buruh serta pengembangan usaha mirko kecil menengah dalam arti luas.
Kopdit Pintu Air juga yang notabene adalah koperasi peringkat satu nasional dari sisi jumlah anggota itu berkantor pusat di Kampung Rotat, Desa Ladogahar, kecamatan Nita Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur.
Saat ini jumlah anggota Kopdit Pintu Air sebanyak 360.000 orang lebih dan telah membuka pelayanan di 20 provinsi dengan 71 Kantor Cabang dan KCP.
Pelayanan di KCP Jakarta katanya sudah ada sejak tahun 2021 dan diharapkan dalam waktu dekat sudah bisa dinaikan menjadi kantor cabang definitive setelah memenuhi syarat minimal 1000 orang anggota dan pinjaman yang berdesar Rp 3 miliar.
Ketua Komite KCP Kampung Sawah Jakarta, Emanuel Migo saat itu mengatakan posisi peragaan hingga April 2023 menunjukan jumlah anggota yang bergabung sebanyak 506 orang dengan total aset Rp 2.313.893.896.
Rinciannya simpanan saham Rp 572.404.361, simpanan non saham Rp 281.232.467, pinjaman yang beredar Rp 1.762.257.500. (alb)





