
PeluangNews, Jakarta – Upaya memperluas kiprah industri jasa ketenagalistrikan nasional ke pasar internasional terus diperkuat. PLN Nusantara Power Services (PLN NPS) anak usaha PLN Nusantara Power di bidang jasa operasi dan pemeliharaan pembangkit, menggandeng perusahaan global asal Korea Selatan, KEPCO Plant Service & Engineering (KEPCO KPS), melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta, Selasa (24/2) lalu.

MoU bertajuk Strategic Business Collaboration in the Power Sector for Global Markets tersebut ditandatangani Direktur Utama PLN NPS Jakfar Sadiq dan President & CEO KEPCO KPS Kim Hongyoun. Kesepakatan ini menjadi fondasi kemitraan jangka panjang dalam memperkuat daya saing kedua perusahaan sebagai penyedia layanan operasi dan pemeliharaan pembangkit berstandar global.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan proyek bersama di pasar internasional, kolaborasi dalam tender global, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga integrasi teknologi dan inovasi pembangkitan. Kedua perusahaan juga akan bersinergi dalam layanan operation & maintenance (O&M), maintenance repair & overhaul (MRO), engineering services, peningkatan efisiensi dan keandalan pembangkit, serta inisiatif dekarbonisasi dan transisi energi.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menilai kemitraan ini sebagai langkah strategis dalam memperluas penetrasi pasar global sekaligus memperkuat posisi grup di industri jasa pembangkitan.
Ia menyebut, kolaborasi tersebut akan mempercepat transfer teknologi dan pengetahuan, sekaligus meningkatkan kapabilitas teknis PLN NP Group agar mampu bersaing di level internasional, khususnya dalam mendukung pengembangan energi berkelanjutan.
Direktur Utama PLN NPS, Jakfar Sadiq, menegaskan bahwa aliansi dengan KEPCO KPS menjadi bagian dari transformasi perusahaan untuk tumbuh sebagai pemain global di sektor O&M dan engineering. Sinergi ini diharapkan membuka peluang ekspansi bisnis lintas negara sekaligus memperkaya kompetensi internal perusahaan.
Di sisi lain, President & CEO KEPCO KPS Kim Hongyoun menyatakan bahwa kemitraan ini bukan sekadar kolaborasi komersial, melainkan juga kontribusi nyata dalam menjawab tantangan energi dunia. Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan berkomitmen meningkatkan kinerja pembangkit, memperkuat keandalan sistem kelistrikan, serta menekan emisi karbon.
Lebih dari seremoni penandatanganan, MoU ini menjadi titik awal penguatan sinergi strategis kedua entitas dalam menghadirkan layanan ketenagalistrikan berkelas dunia, sekaligus mendukung transformasi sektor energi menuju sistem yang lebih efisien, andal, dan rendah karbon di pasar global.








