PALEMBANG—Warisan budaya Kerajaan Sriwijaya memberikan inspirasi bagi Irna Agustina untuk mendirikan usaha kerajinan fesyen dan dekorasi dari kain-kain khas Sumatera Selatan pada 25 Agustus 2016 dengan brand Alishamarsya.
Selain melestarikan budaya, Irna juga berniat memberdayakan kaum perempuan dan memajukan perekonomiaan ibu-ibu rumah tangga di Desa Seritanjung, Kabupaten Ogan Ilir, sekitar 60 kilometer dari Palembang, Sumatera Selatan.
“Kami merekrut dan membina para ibu rumah tangga yang ingin berkarya, dan mempunyai pengahasilan namun tetap masih dapat mengurus keluarga menjadi bagian dari perusahaan kami Alishamarsya,” ujar Irna kepada Peluang, Jumat (19/3/21).
Usaha yang berlokasi kawasan Bukit Lama, Palembang juga bertujuan agar masyarakat dapat membeli produk fesyen dan home décor yang berkualitas premium di negeri sendiri dari pada produk dari negara lain.
Bisnis ini mendapatkan sambutan pasar yang cukup baik. Produk utama yang kita jual adalah homedecoration dan fashion seperti sarung bantal, taplak meja, sprei, bedcover, vitrase, gordyn, padded wall, pouch, masker, mukenah, baju, hingga sarung gallon. Kapasitas produksi berkisar antara 300-500 unit per bulan dengan harga antara Rp10 ribu hingga Rp4.200.000.
Produk Alishamarsya ditujukan untuk pembeli perorangan dan perusahaan, dengan area pemasaran lokal, nasional, maupun international. Dengan memadukan pemasaran langsung (offline) maupun penjualan daring (online) melalui media sosial, website, dan marketplace.
“Alhmadullilah, kami sudah ekspor ke beberapa negara seperti Filipina, Singapura, Amerika Serikat,” tambah dia.
Pada masa pandemi perkembangan bisnis Alishamarsya bahkan masih on track. Irna, mengakui ada sedikit penurunan dari sisi penjualan akibat dampak pandemi Covid 19. Terutama untuk penjualan ke luar negeri, yang sangat terpengaruh akibat kebijakan lockdown di beberapa negara tujuan.
Ke depan, binaan Bank Indonesia sejak 2017 ini memperkuat status kelembangaan, baik dari sisi status badan hukum, HAKI, maupun standar manajemen mutu.
“Kami juga akan melakukan inovasi dan diversifikasi produk, serta mengoptimalkan pemasaran baik online maupun offline,” tutup Irna (Van).








