Kesuksesan dalam mengelola usaha pom bensin di Sumatera Utara kini diperluas ke Jawa Tengah. Upaya ini selain untuk menggemukkan pundi-pundi rupiah, juga untuk memperkuat brand image koperasi dihadapan publik.
Dalam era yang semakin kompetitif, koperasi memerlukan inovasi dan kreativitas agar bisa terus eksis. Perluasan sektor usaha merupakan salah satu bentuknya seperti yang dilakukan KSP Makmur Mandiri (KMM) dengan menggarap bisnis stasiun pengisian bahan bakar (SPBU).
Tumbur Naibaho, Ketua KMM mengatakan pihaknya semakin gencar membidik usaha sektor riil untuk menggenjot pendapatan koperasi. Apalagi potensi bisnis SPBU masih terbilang cukup besar. “Bisnis SPBU ini diyakini dapat menambah pendapatan koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan anggota,” ungkap Tumbur.
KMM pada awal November 2020 resmi mengambil alih manajemen SPBU milik PT Dipa Citra Narpati yang terletak hanya 25 meter dari kantor KMM Cabang Klaten. Langkah ini merupakan yang kedua kali dilakukan setelah sebelumnya mengakuisisi SPBU di Kota Panguruan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
Pilihan KMM untuk menekuni bisnis SPBU tepat karena permintaan pasar yang terus meningkat. Ini tidak lepas dari naiknya jumlah kendaraan setiap tahun sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Klaten pun merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang ekonominya terus menggeliat.
Melalui bisnis pom bensin, selain dapat menambah pundi-pundi, brand image koperasi pun ikut terangkat. Peningkatan citra positif kelembagaan itu diyakini dapat semakin menumbuhkan kepercayaan anggota dan masyarakat terhadap sokoguru perekonomian. Terobosan ini juga sekaligus menggeser pandangan sebagian pihak bahwa koperasi hanya bisa hidup dari usaha simpan pinjam.
Sebagai koperasi primer nasional dan termasuk salah satu koperasi besar di Indonesia, kepercayaan publik sangat penting bagi KMM. Kini, terdapat 147 kantor cabang yang tersebar di 21 provinsi. Sementara di Jawa Tengah, terdapat 12 kantor cabang yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kota Pekalongan, Kabupaten Klaten, Kabupaten Tegal, Kabupaten Purbalinga, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Brebes.
Tumbur menambahkan, dengan akusisi itu diharapkan memacu semangat semua anggota untuk maju bersama KMM. “Kemajuan ini pada ahirnya membuat banyak orang bergabung dengan KMM sebagai Koperasi Berprestasi tingkat Nasional ,” ujar Tumbur.
Perluasan usaha di sektor riil khususnya dalam pengelolaan SPBU diimbangi dengan peningkatan infrastruktur teknologi digital untuk mendukung layanan prima kepada anggota. Digitalisasi yang tengah berjalan diyakini dapat menggenjot daya saing dan menggairahkan semangat anggota dalam berkoperasi.
Digitalisasi merupakan upaya strategis KMM untuk merespons perkembangan dan kebutuhan anggota terhadap layanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman. Ini sejalan dengan arahan pemerintah agar koperasi mengadopsi teknologi digital.
Makmur Mandiri Mobile merupakan wujud nyata dari komitmen KMM untuk beradaptasi dalam ekosistem digital. Aplikasi itu memiliki fitur yang beragam, antara lain penyetoran simpanan maupun pinjaman, permohonan pinjaman, pengajuan menjadi anggota, pembelian pulsa, token, membayar asuransi dan fitur lainnya.
Kehadiran Makmur Mandiri Mobile diyakini dapat memberi pengalaman baru bagi anggota. Prestise anggota pun ikut terangkat karena kini layanan koperasi sudah sejajar dengan lembaga keuangan lain seperti perbankan. Hal itu dapat menjadi magnet untuk menarik masyarakat bergabung bersama KMM.
Kehadiran aplikasi digital seperti Makmur Mandiri Mobile sejak beberapa bulan lalu itu sangat relevan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda dimana minat masyarakat terhadap layanan non tunai semakin meningkat.
Perluasan sektor usaha dengan merambah bisnis SPBU dan digitalisasi yang terus digenjot merupakan bagian dari komitmen koperasi yang didirikan oleh 25 orang pendiri pada 22 Juni 2009 ini. “Komitmen membantu sesama tetap menjadi semangat dasar KMM dalam menjalankan aktivitas usaha,” ungkap Tumbur. (Dja)








