hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

Massa Buruh KSPI dan Koalisi Ojol Demo di Gedung DPR dan Monas

Ilustrasi: Demo buruh di depan Gedung DPR RI/Dok. Peluang News-Hawa

PeluangNews, Jakarta – Sedikitnya dua kelompok massa berunjuk rasa di dua lokasi berbeda di Jakarta, Kamis (25/1/2025).

Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) demo di kawasan Gedung DPR/MPR.

Sedangkan massa yang mengatasnamakan Dewan Presidium Pusat Koalisi Ojol Nasional dan beberapa elemen massa demo di Silang Selatan Monas.

Tuntutan baik dari massa buruh maupun ojol masih seputar peningkatan kesejahteraan. Padahal, untuk upah buruh di Jakarta, pemerintah telah putuskan Rp5,7 juta.

Sebanyak 1.683 personel Polda Metro Jaya dan jajarannya disiagakan untuk melayani aksi massa tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung mengatakan, pengamanan dilakukan dengan prinsip melayani masyarakat dan menghormati hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi dengan cara yang humanis, profesional, dan sesuai aturan,” kata Reynold.

Dia mengungkapkan, demo di depan Gedung DPR/MPR kepolisian menyiagakan 685 personel.

Sebelum unjuk rasa dimulai, jajaran kepolisian menggelar tactical wall game (TWG) dan apel kesiapan sebagai langkah antisipasi serta pemetaan potensi dinamika massa di lapangan.

“Seluruh personel diarahkan mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis,” ujarnya.

Terkait unjuk rasa yang digelar pengemudi ojek online di kawasan Monas, kata dia, sebanyak 998 personel gabungan yang dikerahkan.

Reynold mengimbau kepada orator dan peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban umum.

“Sampaikan aspirasi dengan santun. Jangan melakukan provokasi, tindakan anarkis, merusak fasilitas umum, melawan petugas, maupun membakar ban bekas. Aksi ini harus berjalan damai dan bermartabat,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, dia meminta peserta aksi agar menghormati hak pengguna jalan lainnya, khususnya di sekitar kawasan DPR/MPR dan Monas dengan tidak menutup akses jalan.

Untuk pengaturan lalu lintas, Reynold mengatakan rekayasa arus kendaraan akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan.

Masyarakat yang melintas di sekitar lokasi unjuk rasa juga diimbau agar mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan. []

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate