hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Airlangga: Perang Iran vs AS Akan Berdampak Pada Minyak dan Pariwisata

Menko Perekonomian
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto | Dok. Ist

PeluangNews, Jakarta – Perang Iran versus Amerika Serikat dan Israel akan berdampak pada perekonomian global termasuk Indonesia.

Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, berbagai konsekuensi ekonomi akan dihadapi Indonesia akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Situasi tersebut dipicu oleh serangan yang dilakukan antara AS-Israel terhadap Iran.

“Dampak pertama yang akan dirasakan adalah pasokan minyak global. Hal ini disebabkan oleh penutupan Selat Hormuz oleh Iran, yang merupakan jalur utama bagi kapal-kapal tanker minyak dunia,” kata Airlangga di kantornya, dikutip Selasa (3/3/2026).

Selain itu, sektor pariwisata Indonesia juga akan mengalami dampak negatif. Ini terlihat dari banyaknya penerbangan internasional yang terpaksa ditunda di sejumlah bandara di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

“Yang pertama terganggu kan pasti supply minyak. Yang kedua transportasi logistik. Dan yang ketiga tentunya kita melihat turisme akan sangat terganggu,” kata Airlangga.

Dia juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap perdagangan ekspor Indonesia yang mungkin akan terpengaruh. Pemerintah terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah.

“Ya kalau negara tergantung juga berapa lama. Balik lagi kita monitor aja bahwa perang ini lama atau perang 12 hari atau perang berapa jauh,” ucap Menko Airlangga.

Namun, dia membantah ketegangan yang terjadi di Timur Tengah berkontribusi pada peningkatan harga BBM. Kendati begitu, dia mengaku optimistis bahwa pasokan minyak mentah dan BBM ke pasar domestik tidak akan mengalami gangguan.

Hal ini disebabkan oleh adanya perjanjian dagang yang telah dijalin Indonesia dengan beberapa negara di luar Timur Tengah, termasuk Amerika Serikat (AS).

“Otomatis (harga BBM) akan naik sama seperti saat perang Ukraina kan naik. Tetapi kan kali ini supply dari Amerika juga akan meningkat, dan OPEC juga meningkatkan kapasitasnya,” tuturnya, menambahkan.

Situasi ini muncul karena distribusi minyak global diperkirakan akan terhambat akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

Tetapi Airlangga menegaskan pemerintah sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Amerika Serikat. []

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate