hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Airlangga: Pemerintah Alokasikan Rp1,77 Triliun untuk Tambal Biaya Haji 2026

Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto | Dok. Ist

PeluangNews, Jakarta – Penyelenggaraan ibadah haji 2026/1447 Hijriah semakin dekat. Sesuai jadwal yang ditetapkan penyelenggaraan dimulai dengan masuknya jemaah ke asrama haji pada 21 April mendatang.

Sementara itu, pemberangkatan jemaah gelombang pertama ke Madinah dimulai pada 22 April. Sedangkan puncak wukuf di Arafah diperkirakan jatuh pada 26 Mei.

Terkait penyelenggaraan ibadah haji, menurut Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah mengalokasikan Rp1,77 triliun dari APBN untuk menambal biaya haji 2026.

Sebab, lanjut dia, kenaikan harga avtur turut berdampak pada biaya haji yang menggunakan pesawat sebagai transportasi.

“Salah satunya yaitu penyesuaian harga avtur. Penyesuaian harga avtur yang sudah diikuti dengan PPN DTP (Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah), maka kenaikan tiket hanya 9-13%. Namun ada juga dampak kepada ongkos haji,” ungkap Airlangga dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Airlangga mengatakan bahwa ongkos haji 2026 sudah turun Rp2 juta dari biaya haji 2025.
Tetapi pada 2026 ini, berhubung ada kenaikan harga avtur, pemerintah menahan ongkos haji tidak naik.

“Nah, ongkos haji seperti kita ketahui telah diturunkan Rp2 juta. Namun, dampak terhadap kenaikan avtur ini di-absorb oleh pemerintah. Jadi tidak ada kenaikan biaya haji,” ujar Airlangga.

“Dan ini di-absorb untuk 220 ribu yang akan ikut, ke jemaah haji. Dan anggaran Rp 1,77 triliun dibebankan kepada APBN. Dengan demikian, tidak ada dampak bagi para peserta jemaah haji,” tutur Menko Airlangga.

Sebelum ini, Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menurunkan biaya haji 2026 sebesar Rp2 juta.

Padahal, harga avtur saat ini sedang naik dari Rp13.656 per liter menjadi Rp23.551 per liter. []

pasang iklan di sini
octa vaganza