
PeluangNews, Jakarta – Sebanyak 53 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Sudin PPKUKM) Jakarta Barat mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kesiapan produk agar mampu menembus pasar ritel modern.
Pelatihan bertajuk “Level-Up: From Local to Retail-Ready Brands” tersebut digelar di kawasan Palmerah Barat, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini dirancang sebagai upaya penguatan daya saing UMKM agar memenuhi standar distribusi ritel skala modern.
Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan bagi UMKM agar mampu naik kelas.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan daya saing sekaligus kesiapan pelaku UMKM Jakarta Barat untuk masuk ke pasar ritel modern,” ujar Iqbal dalam keterangannya, yang dikutip Rabu (14/1/2026).
Dalam pelaksanaannya, Sudin PPKUKM Jakarta Barat berkolaborasi dengan Tokio Marine melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pengembangan ekonomi.
Iqbal menyebutkan, seluruh peserta merupakan UMKM binaan Sudin PPKUKM Jakarta Barat yang telah melalui proses pendampingan awal. Harapannya, produk-produk yang dihasilkan dapat lolos kurasi dan dipasarkan di jaringan ritel modern.
Rangkaian pelatihan mencakup sesi talkshow, pembinaan manajemen keuangan, workshop persiapan produk, hingga kurasi langsung oleh mitra ritel modern. Pada tahap kurasi, tiga peritel melakukan penilaian terhadap 53 produk UMKM berdasarkan standar pasar ritel.
Persyaratan utama kurasi meliputi kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), izin edar sesuai ketentuan, serta sertifikasi halal sebagai bentuk komitmen terhadap legalitas usaha, keamanan produk, dan perlindungan konsumen.
Adapun produk yang dikurasi difokuskan pada sektor makanan kering, makanan beku, serta produk kesehatan dan kecantikan. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki potensi pasar yang besar dan peluang pengembangan berkelanjutan di ritel modern.
“Kami akan terus melakukan terobosan dan inovasi untuk mendorong UMKM agar semakin siap bersaing di pasar yang lebih luas,” tutup Iqbal. (Aji)
Baca Juga: OJK Terbitkan POJK 35/2025, Multifinance dan Modal Ventura Diberi Ruang Gerak Lebih Fleksibel








