hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

2021, Besaran Subsidi Solar Rp500 Per Liter, Pengawasan Diperketat

JAKARTA—Kementerian ESDM mengakui hingga tahun depan semakin sulit menerapkan subsidi tertutup.  Menteri ESDM Arifin Tasrif mengusulkan besaran subsidi untuk solar Rp500 per liter.

Arifin dalam sidang kerja dengan DPR RI, RABU (2/6/21), Arifin mengatakan, pemerintah masih menganggarkan subsidi pada tahun depan. Hanya saja mendatang pengawasan penyaluran solar subsidi harus diperketat.

“Kami mengusulkan subsidi untuk solar tetap dianggarkan. Jumlahnya sama Rp 500 per liter. Agar tepat sasaran pengawasan bisa lewat program digitalisasi dan atau pengawasan di lapangan,” ujar Arifin.

Sebagai catatan Subsidi solar dipatok tetap Rp500 per liter mulai berlaku pada 2021 ini. Sementara pada 2020, subsidi dolar dipatok Rp1.000 per liter.

Sementara dari sisi volume, volume minyak solar di dalam RAPBN 2022 diusulkan mencapai 14,34-15,10 juta kilo liter (kl), turun dari target solar besubsidi pada  APBN 2021 yang ditetapkan sebesar 15,80 juta kl.

Adapun realisasi sampai dengan Mei 2021, minyak solar telah terserap 5,42 juta kl. Hingga akhir 2021 diproyeksikan penyaluran minyak solar lebih rendah dari target, yakni hanya sekitar 14,33 juta kl.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate