Seiring bertambahnya usia KMM semakin dipercaya pemerintah, masyarakat dan anggota. Koperasi ini akan terus menggenjot pembiayaan di sektor riil produktif untuk membantu pemulihan ekonomi.
Selama 12 tahun beroperasi Koperasi Makmur Mandiri (KMM) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan berkualitas kepada anggota. Pengembangan usaha dan inovasi tiada henti juga dilakukan salah satu koperasi besar di Indonesia ini. Sehingga kepercayaan masyarakat meningkat yang dibuktikan dengan bertambahnya jumlah anggota.
Pada tahun ini, syukuran 12 tahun KMM dipusatkan di Pangururan, Kabupaten Samosir Sumatera Utara. Bersamaan dengan acara syukuran, Koperasi dengan jumlah anggota sebanyak 73.604 orang ini meresmikan dua kantor cabang baru di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Prasasti kedua kantor terbaru itu ditandatangani oleh Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom.
Acara peresmian juga dihadiri Ketua DPRD Samosir Saut Tamba, Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo, Direktur Umum dan Hukum, Jaenal Arifin, Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumut diwakili kabid Kelembagaan, Unggul Sitanggang, Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon serta sekitar 300 anggota yang memadati lapangan SPBU Pangururan yang merupakan anak usaha KMM.
Tumbur Naibaho, Ketua KMM mengatakan dalam usia 12 tahun KMM tumbuh menjadi koperasi yang semakin dipercaya baik oleh pemerintah, masyarakat, dan anggota. “Puji Tuhan usaha KMM berjalan dengan baik dan mendapat dukungan pemerintah dengan ditunjuknya kami menjadi salah satu koperasi pelaksana program pemulihan ekonomi nasional serta dukungan pinjaman lunak dari LPDB-KUMKM,” kata Tumbur.
Dari sisi pengembangan jaringan kantor, kini KMM sudah memiliki 160 kantor cabang yang tersebar di 21 provinsi dengan 1.350 orang karyawan. Jumlah ini akan terus bertambah sejalan dengan rencana ekspansi kantor cabang yang disiapkan oleh KMM.
Sementara dari pembiayaan, KMM semakin serius membidik usaha sektor produktif. Ini sejalan dengan arahan Pemerintah agar koperasi membiayai sektor riil untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan rekam jejak yang bagus ditambah kiprahnya yang konkret membantu usaha anggota, LPDB KUMKM memberikan pembiayaan sebesar Rp150 miliar kepada KMM untuk membantu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dana tersebut telah disalurkan untuk membantu pemulihan usaha anggota.
Tumbur menambahkan, KMM juga sukses melakukan diversifikasi usaha melalui akuisisi dua SPBU yaitu di Klaten Jawa Tengah dan Samosir Sumatera Utara. Kehadiran SPBU Pangururan yang dikelola anak usaha KMM memberi manfaat bagi perekonomian Samosir. Mobilitas dan produktivitas masyarakat ikut meningkat dengan adanya suplai energi yang mencukupi. “Kehadiran SPBU ini yang sudah berjalan selama satu tahun mampu melayani kebutuhan BBM di Samosir,” ungkap peraih Bakti Koperasi dari Pemerintah RI ini.
Sejalan dengan keberhasilan yang diraihnya, KMM tak lupa melaksanakan tanggung jawab sosial koperasi. Dalam kesempatan tersebut, Tumbur mengungkapkan KMM turut serta menyukseskan program Pemkab Samosir dengan memberi bantuan kepada pelajar yang berprestasi sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan pendidikan di daerah Samosir.
Dalam acara HUT ke 12 tersebut, Tumbur menyerahkan beasiswa kepada 200 orang anak anggota yang berprestasi dalam pendidikan, penyerahan secara simbolis dilakukan kepada delapan anak anggota.
Apresiasi Bupati Samosir
Pada kesempatan yang sama, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom mengucapkan terima kasih kepada Ketua Pengurus KMM yang sudah membantu para pelaku usaha produktif di Kabupaten Samosir, dalam hal perkuatan permodalan melalui penyaluran pinjaman modal usaha mandiri (MURI) dan telah hadir memberikan bantuan bagi siswa berprestasi. “Terima kasih atas semua yang telah diberikan dan selamat ulang tahun ke-12 bagi KMM,” ujar Vandiko.
Program MURI KMM sangat bermanfaat bagi UMKM di Samosir, terlebih di tengah pandemi Covid-19 ketika lembaga keuangan mikro dan perbankan sulit melakukan penyaluran pinjaman. Total dana MURI yang disalurkan KMM mencapai Rp40 miliar.
Vandiko menambahkan, melalui momentum yang baik ini, pihaknya meminta dan mengajak seluruh anggota KMM terutama yang hadir dalam acara tersebut untuk menggalakkan “Bangga Buatan Indonesia” dan ikut serta dalam gerakan “Beli Kreatif Danau Toba”.
“Koperasi merupakan pilar ekonomi kerakyatan. Lebih dari 50 persen Produk Domestik Regional Bruto Samosir bersumber dari produk pertanian, saya berharap KMM dapat mendorong produksi pertanian tidak dijual mentah, tapi diolah menjadi produk setengah jadi sehingga meningkatkan nilai tambah ekonomi petani,” ujarnya. (Dja)
Penghargaan Manajer Berprestasi
KMM memberikan apresiasi kepada 22 manajer berprestasi dengan indikator berhasil meraih SHU Tahun Buku 2020 di atas Rp500 juta. Berikut manajer KMM berprestasi:
1. Sondang Sinurat (Samosir 1),
2. Arnoth Silalahi (Cikampek 1),
3. Bangun Sinambela (Cikupa, Tangerang),
4. Sandro Simalango (Sukabumi 1 ),
5. Vandi Naibaho (Riau 2),
6. Maratur Simbolon (Medan 2),
7. Sudirman (Cikarang 2 ),
8. Bontor Sinaga (Batam 1),
9. Winita Naibaho (Cipondoh, Tangerang),
10. Joni Malau (Jatim 1),
11. Osben Sihotang (Cikande, Banten),
12. Rio Purba (Serang 2, Banten),
13. Devanan Naibaho, (Kisaran),
14. Sariaman Simbolon (Cilegon),
15. Leo Naibaho (Cikampek 2),
16. Albert Pasaribu (Karawang 3),
17. Salmen Panjaitan (Cirebon 1),
18. Endi Sitompul (Riau 3),
19. Erikson Simbolon (Bekasi Barat),
20. Pirhot Sianipar (Karawang 4),
21. Suhardi Nababan (Pondok Ungu, Kota Bekasi),
22. Daniel Bakara (Bandung 1).








